Solusi ato Pokok Masalah?


Rintik hujan baru saja berhenti ketika saya menatap lurus ke luar pintu kaca yang memisahkan saya dengan hiruk pikuk di luar kantor. Tak sengaja mata saya menatap satu kejadian biasa yang mengajarkan hal yang luar biasa.

Dalam adegan tanpa lakon yang saya saksikan itu, ada seorang ibu dan empat bapak yang terlihat sibuk memindahkan mesin ATM salah satu bank yang kebetulan dekat dengan kantor saya. Untuk memindahkan mesin ATM yang tentunya cukup berat, mereka menggunakan kereta pengangkut beroda 4. Awalnya mereka dengan mudah mendorong mesin ATM itu ke arah kantor mereka, tapi tiba-tiba mereka terlihat begitu kesulitan untuk memindahkan kereta pengangkut tersebut. Bingung dengan perubahan keadaan yang tiba-tiba itu, mereka mencoba berusaha menarik & mendorong kereta pengangkut tersebut dengan kekuatan 2 kali lipat lebih besar dari sebelumnya. Mereka berusaha lebih keras tapi kereta itu tetap saja tak bergeming. Dalam keadaan lelah dan mulai frustasi, salah satu di antara mereka berinisiatif untuk mencari tau apa gerangan yang membuat 4 roda pengangkut itu tidak berfungsi. Dan ternyata penyebabnya adalah kerikil sebesar gundu yang ada di depan 1 roda. Dengan perasaan kesal tapi lega, kerikil tersebut dibuang dan akhirnya roda pengangkut tersebut bisa kembali berfungsi sebagaimana adanya dan mesin ATMnya sampai di tujuan, safe and sound.

Kejadian di atas mungkin terlihat biasa saja, tapi bagi saya kejadian tersebut mengajarkan hal yang penitng tentang kehidupan. Dalam hidup, terkadang ketika suatu hal yang awalnya baik-baik saja berubah menjadi buruk, kita lebih sering memfokuskan diri untuk memperbaiki keadaan tersebut tanpa menghiraukan penyebabnya. Kita berusaha keras mencari solusi, tanpa tau pokok permasalahannya. Bukannya tidak penting untuk mencari solusi, tetapi solusi yang tepat dapat segera didapatkan ketika kita tau apa masalahnya. Dokter akan bisa memberikan pengobatan yang tepat, jika dia tau apa penyakit pasiennya.

Comments

Popular Posts