Sebaris Kata Buat Mami

"Ci, bisa minta tolong bikinin puisi? Temanya pengorbanan Mami buat anak-anaknya dan papi?!" Kira-kira begitulah isi bbm dari Isteri Sepupu saya yang baru saja ditinggal Maminya. Pada awalnya bingung harus jawab apa, tapi akhirnya saya mengiyakan permintaan itu. Agak bertanya-tanya juga sih, kenapa dari begitu banyak saudara yg dia punya, dia milih saya untuk bikin puisi ini. Saya bukanlah seorang sastrawan ato orang yang pandai bikin puisi. Tapi karena saya gak bisa jawab tidak (karena gak enak kalo nolak), mau gak mau ya harus mau bikin puisinya, sekalian sbg tanda maaf karena gak pernah menjenguk di Rumah Sakit dan belum pergi melayat di rumah duka. Setelah bingung dan pusing nyari sumber inspirasi pada jam 2 pagi di hari Senin dan googling sana sini, akhirnya jadilah deretan kata-kata di bawah ini :

Mami....
Dalam diam aku menatap wajah cantikmu
Dalam diam aku menangisi kepergianmu
Dalam diam aku mengucapkan doa kepada Sang Empunya Hidup

Mami....
Kau adalah malaikat dalam keheningan
Kau korbankan malam hanya untuk menjagaku
Kau selalu ada untukku dengan semua curahan perhatianmu
Kau yang menjagaku ketika aku sakit & terluka
Kau mendekapku penuh kasih ketika ketakutan menghampiriku
Kau yang tersenyum padaku dan selalu mendorongku utk maju
Kau selalu ada untuk keluargamu
Bahkan ketika penyakit mulai merenggut kekuatanmu,
Kau tetap berani menjalani hidup
Dalam kesakitan kau masih mampu menunjukkan kegigihanmu melawan sakit yang kau derita
Dalam kelemahan tubuhmu, kau tetap memberi nasihat penuh kasih bagi keluargamu

Mami...
Ketika aku menjagamu di rumah sakit
Aku sangat mengharapkan kesembuhanmu
Aku sangat berharap bisa kembali menghabiskan waktu bersenang-senang dgnmu
Aku sangat berharap mendengar tawamu yang menghangatkan hati
Tapi ternyata, Tuhan berencana lain
Tuhan mengajakmu pulang ke pangkuanNya

Mami...
Kasihmu tak terhingga, kasihmu tak terbalas
Kasihmu tak ternilai, kasihmu tiada tara
Kasihmu sepanjang masa, kasihmu terlukis indah dalam bayang surga

Mami....
Aku tak mampu membendung air mata ini
Aku tak mampu membendung rasa rindu ini
Tapi dalam hati aku percaya bahwa berharga di mata Tuhan kematian semua orang yang dikasihiNya

Selamat jalan Mami terkasih
Kau akan tetap menjadi malaikat bagi kami keluargamu

Puisi ini gak 100% original buatan saya, karena ada beberapa kata yg inspirasinya dari puisi orang lain. Bukan berniat untuk menjadi plagiat ya, tapi karena waktunya mepet dan saya lagi in rush hour jadi gak bisa maksimal bikin puisinya.

Mudah-mudahan puisi ini bisa jadi kenang-kenangan dan bisa menguatkan buat keluarga Sepupu saya.

Comments

  1. merinding aq baca puisi ini chi... dalem banget...
    :'(

    ReplyDelete
  2. waduuuh...itu bikinnya buru2 makanya agak kurang puas sebenarnya dg hasil akhirnya X_x

    ReplyDelete
  3. kangen mamie gw.....mamiiiiiiie,miss u so much

    "D"

    ReplyDelete
  4. cie cie...inisialnya segitu banget si D...hehehehehe

    Btw, makasih ya kalian berdua sudah berkunjung ke RumahBicara ;)

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts