Kala Rasa Bertentangan dengan Logika

Aku pikir ini karma
Tapi tunggu.......
Hampir setengah dekade yang lalu
Aku bertemu dengan karma
Siapa saja yang mengutukiku
Sehingga karma harus bertandang dua kali ke tempatku?

Amarahku memuncak....
Bukan kepada Tuhan
Bukan kepada penyebab karma
Bukan kepada mereka yang mengutuk
Tapi kepada pusat rasa
Yang tertawa sinis di tempatnya bernaung

Ada yang tak akur didiriku
Aku merasa terintimidasi dari dalam
Rasa ingin ke kanan, logika ingin ke kiri
Aku bukan amoeba yang bisa membelah diri
Aku memaku diri di tempatku berpijak
Menahan tarikan rasa dan logika yang berlawanan arah
Sakit....perih....

Comments

Popular Posts