Pemulung vs Orang Samaria Yang Baik Hati
Ini sebenarnya Notes 19 Oktober 2011, dan sekarang berhubung udah punya blog, yaaaa saya posting lagi di sini....
Pagi ini pas mau periksa email, mata saya tertuju pada satu Headline berita yang berjudul "Bocah Balita Terlindas Mobil, Orang Tak Peduli" (http://id.berita.yahoo.com/bocah-balita-terlindas-mobil-orang-tak-peduli-084945423.html). Tertarik untuk mengetahui lebih dalam, saya mengklik link yang tersedia. Saya membaca baris demi baris berita tersebut, semakin ke bawah semakin menyakitkan rasanya. Berita itu bercerita ttg seorang bocah yang bernama Yue Yue yang ditabrak di depan toko orang tuanya. Bocah malang ini bukan hanya ditabrak 1 kendaraan tetapi 2 kendaraan roda 4. Menurut berita itu, kejadian tersebut sempat terekam oleh salah satu kamera CCTV yang dipasang di sekitar situ. Penasaran, saya langsung search di You Tube (http://www.youtube.com/watch?v=vXpR2R8vmH4).
Rekaman itu langsung dimulai dengan adegan si kecil Yue Yue yang akan menyeberang jalan, beberapa detik kemudian, satu kendaraan roda empat datang dari sisi kiri gadis kecil ini dan melindas tubuh mungilnya. Bukannya turun dan menyelamatkan gadis kecil itu, si sopir malah sedikit memundurkan mobilnya dan langsung menginjak gas utk kembali menjalankan mobilnya. Alhasil, perut Yue Yue kembali terlindas ban belakang mobil tersebut.
Berdarah dan kesakitan, si kecil Yue Yue terkapar tak berdaya. Seorang pejalan kaki yang pertama kali melewati Yue Yue, berjalan tepat di samping tubuh mungilnya tapi berpura-pura tidak melihat bahkan sama sekali tidak menggubris tangis kesakitan bocah itu. Kemudian seorang pengendara motor lewat, dia menoleh tapi tidak berhenti. Pejalan kaki yang lain lewat di tempat gadis kecil itu tergeletak, tapi tetap tak berbuat apa2, dia bahkan berjalan menjauh.
Kendaraan yang lewat setelah itu bukan hanya tidak membantu gadis kecil ini, tapi menambah penderitaannya dengan melindas kaki kecilnya 2 kali dengan ban depan dan ban belakang mobil. Sama seperti sopir yang pertama, dia pun berlalu begitu saja.
4 pengendara motor yang lewat setelah kejadian tadi, hanya menoleh sedikit lalu pergi. Kemudian, ada satu bapak yang sempat menghentikan motornya 2 meter dari tubuh kecil Yue Yue, menoleh, menimbang-nimbang dan akhirnya memutuskan utk tidak membantu bocah kecil itu. Bersamaan dgn pengendara motor tadi, ada seorang ibu yang berjalan cepat sambil menarik anaknya yg menoleh melihat Yue Yue kecil yang terkapar kesakitan. Mungkin si ibu berpikir bahwa pemandangan itu tidak akan baik utk diingat oleh anaknya. Tapi dia juga tidak membantu. Orang kesebelas yg melewati Yue Yue sempat menghentikan motornya di samping tubuh Yue Yue, tapi keputusannya sama dengan orang-orang sebelumnya. Pejalan kaki yang lewat setelah pengendara motor itu, hanya sedikit menoleh ke tubuh kecil Yue Yue yg msh tergeletak tak berdaya di tengah jalan, dan berlalu. Itupun yang dilakukan seorang pengendara motor yg lewat setelahnya.
Setelah dilindas 2 kendaraan dan diabaikan oleh lebih dari selusin orang yang lewat, akhirnya tubuh kecil Yue Yue dipindahkan dari tengah jalan oleh seorang ibu tua yang sehari-hari bekerja sebagai pemulung. Setelah memindahkan Yue Yue ke tempat yang lebih aman, ibu ini - yang kemudian diketahui bernama Chen Xianmei - berlari ke sana kemari sambil berteriak meminta bantuan. Kehebohan ini yang membuat Ibu Yue Yue, Qu Feifei, keluar dari tokonya dan langsung membopong tubuh gadis kecilnya ke rumah sakit. Sampai sekarang, dari pihak dokter pun sedang berusaha memulihkan keadaan Yue Yue, karena tubuh mungilnya tidak mampu menahan beban kesakitan yang dialaminya.
Setelah melihat dan membaca berita di atas, saya langsung teringat salah satu perumpamaan yang diceritakan Yesus tentang seorang Samaria yang baik hati. Alkisah, ada seorang yang turun dari Yerusalem ke Yerikho, di tengah jalan dia bertemu para penyamun dan dirampok serta dipukuli dan ditinggalkan begitu saja dalam keadaan hampir mati. Setelah kejadian itu, ada seorang imam yang lewat, tapi tidak membantu. Kemudian, seorang Lewi lewat, dia pun bertindak sama seperti sang imam. Orang ketiga yang melintasi daerah tersebut adalah orang Samaria. Pada zaman itu, Orang Samaria adalah orang yang dimusuhi oleh orang Yahudi. Jadi kemungkinan besar, si korban tidak mengharapkan bantuan dari orang Samaria ini. Tapi ternyata, pada saat melihat ada yang tergeletak tak berdaya di tengah jalan, orang Samaria ini tidak memikirkan status dirinya atau pun si korban. Orang Samaria ini langsung menolong, mengoleskan minyak pada luka-lukanya, menaikkan si korban di atas keledainya, dan membawa dia ke tempat yang aman. Bukan itu saja, dia pun meninggalkan sejumlah uang utk keperluan si korban.
See?! Dari kedua kejadian di atas, kita bisa melihat bahwa menunjukkan kasih tidak hanya kepada orang2 yg kita kenal (keluarga, saudara, sahabat, kolega, rekan kerja, dsb). Kita harus mengasihi semua orang. Mungkin apa yang kita lakukan utk orang lain tidak terlalu penting bagi kita, tetapi akan sangat berarti bagi mereka yang kita tolong. Selain itu, jangan pandang buluh.
Membandingkan si Pemulung dan Orang Samaria yang Baik Hati yang digambarkan sebagai sosok yang mau membantu tanpa pamrih, dengan imam, orang Lewi dan pejalan kaki serta pengendara motor yang sama sekali tidak mencoba membantu mereka yang membutuhkan pertolongan, saya jadi teringat satu ayat firman Tuhan yang berbunyi : "Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat, dan apa yang tidak terpandang dan yang hina bagi dunia, dipilih Allah, bahkan apa yang tidak berarti, dipilih Allah untuk meniadakan apa yang berarti" (I Kor. 1:27-28)
Berita ttg Yue Yue sedang menjadi topik yang dibicarakan hampir di seluruh pelosok negeri, si Pemulung pasti mendapat banyak pujian dan ucapan terima kasih, baik dari keluarga & orang2 yang mengenal bocah kecil ini, maupun dari mereka yg bersimpati. Sedangkan bagi mereka yang sempat melihat penderitaan si kecil Yue Yue dan tidak membantu, saat ini pasti sedang mempersalahkan diri sendiri, bertanya2 mengapa waktu itu mereka tidak menolong, selain itu sifat mereka mendapat kecaman dari begitu banyak orang yang telah membaca berita ttg Yue Yue.
RIP Yue Yue
© China Foto Press / Barcroft Medi
Pagi ini pas mau periksa email, mata saya tertuju pada satu Headline berita yang berjudul "Bocah Balita Terlindas Mobil, Orang Tak Peduli" (http://id.berita.yahoo.com/bocah-balita-terlindas-mobil-orang-tak-peduli-084945423.html). Tertarik untuk mengetahui lebih dalam, saya mengklik link yang tersedia. Saya membaca baris demi baris berita tersebut, semakin ke bawah semakin menyakitkan rasanya. Berita itu bercerita ttg seorang bocah yang bernama Yue Yue yang ditabrak di depan toko orang tuanya. Bocah malang ini bukan hanya ditabrak 1 kendaraan tetapi 2 kendaraan roda 4. Menurut berita itu, kejadian tersebut sempat terekam oleh salah satu kamera CCTV yang dipasang di sekitar situ. Penasaran, saya langsung search di You Tube (http://www.youtube.com/watch?v=vXpR2R8vmH4).
Rekaman itu langsung dimulai dengan adegan si kecil Yue Yue yang akan menyeberang jalan, beberapa detik kemudian, satu kendaraan roda empat datang dari sisi kiri gadis kecil ini dan melindas tubuh mungilnya. Bukannya turun dan menyelamatkan gadis kecil itu, si sopir malah sedikit memundurkan mobilnya dan langsung menginjak gas utk kembali menjalankan mobilnya. Alhasil, perut Yue Yue kembali terlindas ban belakang mobil tersebut.
Berdarah dan kesakitan, si kecil Yue Yue terkapar tak berdaya. Seorang pejalan kaki yang pertama kali melewati Yue Yue, berjalan tepat di samping tubuh mungilnya tapi berpura-pura tidak melihat bahkan sama sekali tidak menggubris tangis kesakitan bocah itu. Kemudian seorang pengendara motor lewat, dia menoleh tapi tidak berhenti. Pejalan kaki yang lain lewat di tempat gadis kecil itu tergeletak, tapi tetap tak berbuat apa2, dia bahkan berjalan menjauh.
Kendaraan yang lewat setelah itu bukan hanya tidak membantu gadis kecil ini, tapi menambah penderitaannya dengan melindas kaki kecilnya 2 kali dengan ban depan dan ban belakang mobil. Sama seperti sopir yang pertama, dia pun berlalu begitu saja.
4 pengendara motor yang lewat setelah kejadian tadi, hanya menoleh sedikit lalu pergi. Kemudian, ada satu bapak yang sempat menghentikan motornya 2 meter dari tubuh kecil Yue Yue, menoleh, menimbang-nimbang dan akhirnya memutuskan utk tidak membantu bocah kecil itu. Bersamaan dgn pengendara motor tadi, ada seorang ibu yang berjalan cepat sambil menarik anaknya yg menoleh melihat Yue Yue kecil yang terkapar kesakitan. Mungkin si ibu berpikir bahwa pemandangan itu tidak akan baik utk diingat oleh anaknya. Tapi dia juga tidak membantu. Orang kesebelas yg melewati Yue Yue sempat menghentikan motornya di samping tubuh Yue Yue, tapi keputusannya sama dengan orang-orang sebelumnya. Pejalan kaki yang lewat setelah pengendara motor itu, hanya sedikit menoleh ke tubuh kecil Yue Yue yg msh tergeletak tak berdaya di tengah jalan, dan berlalu. Itupun yang dilakukan seorang pengendara motor yg lewat setelahnya.
Setelah dilindas 2 kendaraan dan diabaikan oleh lebih dari selusin orang yang lewat, akhirnya tubuh kecil Yue Yue dipindahkan dari tengah jalan oleh seorang ibu tua yang sehari-hari bekerja sebagai pemulung. Setelah memindahkan Yue Yue ke tempat yang lebih aman, ibu ini - yang kemudian diketahui bernama Chen Xianmei - berlari ke sana kemari sambil berteriak meminta bantuan. Kehebohan ini yang membuat Ibu Yue Yue, Qu Feifei, keluar dari tokonya dan langsung membopong tubuh gadis kecilnya ke rumah sakit. Sampai sekarang, dari pihak dokter pun sedang berusaha memulihkan keadaan Yue Yue, karena tubuh mungilnya tidak mampu menahan beban kesakitan yang dialaminya.
Setelah melihat dan membaca berita di atas, saya langsung teringat salah satu perumpamaan yang diceritakan Yesus tentang seorang Samaria yang baik hati. Alkisah, ada seorang yang turun dari Yerusalem ke Yerikho, di tengah jalan dia bertemu para penyamun dan dirampok serta dipukuli dan ditinggalkan begitu saja dalam keadaan hampir mati. Setelah kejadian itu, ada seorang imam yang lewat, tapi tidak membantu. Kemudian, seorang Lewi lewat, dia pun bertindak sama seperti sang imam. Orang ketiga yang melintasi daerah tersebut adalah orang Samaria. Pada zaman itu, Orang Samaria adalah orang yang dimusuhi oleh orang Yahudi. Jadi kemungkinan besar, si korban tidak mengharapkan bantuan dari orang Samaria ini. Tapi ternyata, pada saat melihat ada yang tergeletak tak berdaya di tengah jalan, orang Samaria ini tidak memikirkan status dirinya atau pun si korban. Orang Samaria ini langsung menolong, mengoleskan minyak pada luka-lukanya, menaikkan si korban di atas keledainya, dan membawa dia ke tempat yang aman. Bukan itu saja, dia pun meninggalkan sejumlah uang utk keperluan si korban.
See?! Dari kedua kejadian di atas, kita bisa melihat bahwa menunjukkan kasih tidak hanya kepada orang2 yg kita kenal (keluarga, saudara, sahabat, kolega, rekan kerja, dsb). Kita harus mengasihi semua orang. Mungkin apa yang kita lakukan utk orang lain tidak terlalu penting bagi kita, tetapi akan sangat berarti bagi mereka yang kita tolong. Selain itu, jangan pandang buluh.
Membandingkan si Pemulung dan Orang Samaria yang Baik Hati yang digambarkan sebagai sosok yang mau membantu tanpa pamrih, dengan imam, orang Lewi dan pejalan kaki serta pengendara motor yang sama sekali tidak mencoba membantu mereka yang membutuhkan pertolongan, saya jadi teringat satu ayat firman Tuhan yang berbunyi : "Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat, dan apa yang tidak terpandang dan yang hina bagi dunia, dipilih Allah, bahkan apa yang tidak berarti, dipilih Allah untuk meniadakan apa yang berarti" (I Kor. 1:27-28)
Berita ttg Yue Yue sedang menjadi topik yang dibicarakan hampir di seluruh pelosok negeri, si Pemulung pasti mendapat banyak pujian dan ucapan terima kasih, baik dari keluarga & orang2 yang mengenal bocah kecil ini, maupun dari mereka yg bersimpati. Sedangkan bagi mereka yang sempat melihat penderitaan si kecil Yue Yue dan tidak membantu, saat ini pasti sedang mempersalahkan diri sendiri, bertanya2 mengapa waktu itu mereka tidak menolong, selain itu sifat mereka mendapat kecaman dari begitu banyak orang yang telah membaca berita ttg Yue Yue.
RIP Yue Yue

Comments
Post a Comment