Lebih Dari
Saat ku pejamkan mata dan mencoba membawa diriku ke dunia mimpi, aku menyadari bahwa pikiranku sedang mereka-reka apa yang akan terjadi esok hari
Aku mendapati diriku merasa khawatir
Khawatir karena ketidakpastian hari esok
Ku coba menyusun rencana-rencana yang dalam pandanganku adalah rencana yang hebat, yang mampu membuatku keluar dari kekhawatiran akan hari esok
Aku merasa sedikit lega karena kupikir bhw aku dapat mengatasi kekhawatiran itu dgn rencana-rencana yang telah kubuat
Sadar bahwa kekhawatiran itu sedikit berkurang, aku terlelap tanpa mengucapkan terima kasih & syukurku untuk hari yang telah lewat
Aku terlelap tanpa menyerahkan kekhawatiranku kepada Penolongku
Sikap yang sangat memalukan
-------
Ketika matahari dengan berani melucuti kegelapan yang meliputi bumi, aku disadarkan dari tidurku
Tanpa mengucapkan terima kasih ataupun selamat pagi, aku memulai hari yang baru dengan kekhawatiran yang kuciptakan sendiri
Namun ditengah - tengah kekhawatiranku, aku menemukan kepastian, kepastian yang datangnya dari Dia yang menciptakanku
Selayaknya khafilah yang menemukan oase di padang gurun, aku bersorak kegirangan, aku berteriak dan menari-nari karena kepastian itu
Kini aku menyadari bahwa aku tak pernah dibiarkan ataupun ditinggalkan sendiri
Apapun yang aku butuhkan selalu disiapkan pada waktu yang tepat
Karena itu, dengan kepala yang tertunduk dan hati yang terus mengangkat pujian syukur kepada Tuhan yang menciptakan langit dan bumi, aku ingin memproklamirkan Yesus sebagai Sahabat yang tidak pernah meninggalkan diriku sendiri dan yang melakukan segala sesuatu lebih dari apa yang aku doakan atau pikirkan
Domo arigato gozaimasu, Jesu
\(",)/
Saturday, September 12, 2009 at 12:52pm
Aku mendapati diriku merasa khawatir
Khawatir karena ketidakpastian hari esok
Ku coba menyusun rencana-rencana yang dalam pandanganku adalah rencana yang hebat, yang mampu membuatku keluar dari kekhawatiran akan hari esok
Aku merasa sedikit lega karena kupikir bhw aku dapat mengatasi kekhawatiran itu dgn rencana-rencana yang telah kubuat
Sadar bahwa kekhawatiran itu sedikit berkurang, aku terlelap tanpa mengucapkan terima kasih & syukurku untuk hari yang telah lewat
Aku terlelap tanpa menyerahkan kekhawatiranku kepada Penolongku
Sikap yang sangat memalukan
-------
Ketika matahari dengan berani melucuti kegelapan yang meliputi bumi, aku disadarkan dari tidurku
Tanpa mengucapkan terima kasih ataupun selamat pagi, aku memulai hari yang baru dengan kekhawatiran yang kuciptakan sendiri
Namun ditengah - tengah kekhawatiranku, aku menemukan kepastian, kepastian yang datangnya dari Dia yang menciptakanku
Selayaknya khafilah yang menemukan oase di padang gurun, aku bersorak kegirangan, aku berteriak dan menari-nari karena kepastian itu
Kini aku menyadari bahwa aku tak pernah dibiarkan ataupun ditinggalkan sendiri
Apapun yang aku butuhkan selalu disiapkan pada waktu yang tepat
Karena itu, dengan kepala yang tertunduk dan hati yang terus mengangkat pujian syukur kepada Tuhan yang menciptakan langit dan bumi, aku ingin memproklamirkan Yesus sebagai Sahabat yang tidak pernah meninggalkan diriku sendiri dan yang melakukan segala sesuatu lebih dari apa yang aku doakan atau pikirkan
Domo arigato gozaimasu, Jesu
\(",)/
Saturday, September 12, 2009 at 12:52pm

Comments
Post a Comment